Modul Presentasi Interaktif Rasio 16:9 Widescreen
Penerapan Efektif Program APU-PPT di BPR
Prinsip Customer Due Diligence (CDD), Enhanced Due Diligence (EDD), dan pelaporan transaksi keuangan mencurigakan (LTKM).
UU TPPU No. 8/2010, POJK APU-PPT, & pengawasan aktif direksi/komisaris.
Identifikasi e-KTP, profiling sumber dana, dan Beneficial Owner.
Pemantauan pejabat publik dan daftar terduga teroris / proliferasi senjata.
Ambang batas LTKT > Rp 500 Juta, deteksi LTKM, & lab kasus 3 cabang.
PT BPR NBP 27 • Cibaduyut, Bandung • k21wangz@gmail.com
Peta 10 Bab Pembahasan Inti Silabus
Kuasai materi komprehensif langkah demi langkah. Klik salah satu kartu bab di bawah untuk langsung menuju slide pembahasan, studi kasus, dan simulator interaktif.
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT).
Kewajiban penerapan CDD, EDD, DTTOT, & pelaporan goAML bagi BPR.
Dilakukan terhadap nasabah berisiko tinggi (High Risk), transaksi nominal tidak wajar, atau badan usaha kompleks. Wajib menelusuri orang perseorangan yang memegang kepemilikan saham ≥ 25% atau memiliki kendali efektif atas rekening bank.
Skrining nama wajib dicocokkan dengan Daftar Terduga Teroris & Organisasi Teroris (DTTOT) serta Daftar Proliferasi Senjata Pemusnah Massal sebelum pembukaan rekening. Jika terdaftar: Wajib Seketika Blokir Rekening Tanpa Pemberitahuan ke Nasabah (Tipping Off Dilarang!).
- Transaksi tidak memiliki tujuan ekonomi atau bisnis yang jelas.
- Pola setoran tunai berkali-kali di bawah batas lapor (Structuring / Smurfing).
- Profil pekerjaan tidak sebanding dengan perputaran dana ratusan juta di rekening tabungan.
Memasukkan uang haram ke sistem perbankan.
Memutar transfer berkali-kali untuk kaburkan asal-usul.
Uang ditarik kembali seolah-olah dana bisnis halal.
Penanganan nasabah bawa uang tunai Rp 600 Juta untuk deposito berjangka • Tindakan: Isi Formulir CDD Tambahan & Lapor LTKT PPATK.
Nasabah menolak sebutkan pekerjaan tapi setoran rutin Rp 45 Juta tiap hari • Tindakan: Eskalasi ke Pejabat Eksekutif APU-PPT & Lapor LTKM.
Nama calon peminjam kredit mirip dengan entitas daftar DTTOT • Tindakan: Verifikasi NIK e-KTP dan koordinasi dengan Bagian Kepatuhan.
Nasabah 'X' datang ke teller membawa setoran tunai Rp 550.000.000. Apa kewajiban utama petugas frontliner?
Kasus nyata BPR NBP 27, diagram visual alur logika, bedah sintaks, dan tips anti-error.
- • 1.000 baris × 12 dtk = 3 Jam 20 Menit
- • Tingkat salah ketik (typo): 3% - 5%
- • Jika angka nasabah berubah: Hitung ulang dari awal!
- • 1.000 baris tuntas dalam: 0,05 Detik!
- • Tingkat akurasi: 100% Sempurna
- • Dinamis: Auto-recalculate seketika jika angka diedit
Kolom B (B4, B5, B6) bergeser relatif mengikuti baris nasabah, sedangkan sel $B$1 dipatok tetap oleh simbol dollar ($).
Kunci pencarian wajib berada di kolom paling kiri (Kolom 1). Jika ada penambahan atau pergeseran kolom di tengah tabel master, index kolom statis (misal angka 3) menjadi salah sasaran.
MATCH menghitung nomor posisi baris nasabah/produk, lalu INDEX mengambil langsung nilai dari kolom target. Tetap 100% akurat meskipun tabel master disisipkan kolom baru.
Warna merah mewakili bunga (=IPMT) yang terus menurun seiring menyusutnya baki debet pokok pinjaman (=PPMT).
Pilih kombinasi filter pada panel simulator di slide utama untuk melihat laporan terekap otomatis dalam sekejap tanpa menulis satu pun rumus manual!
Panduan Tipe Data & Delimiter Kolom Excel
Standar Audit BPR NBP 27Pahami perbedaan krusial Number, Currency, Accounting, dan Text untuk mencegah kekacauan data keuangan.
Gunakan untuk jumlah debitur, kuantitas berkas, atau angka numerik murni tanpa simbol mata uang.
Simbol Rp menempel rapat pada angka. Nilai 0 tetap tampil sebagai Rp 0. Cocok untuk brosur atau kartu promo.
Rp rata kiri, angka rata kanan. Nilai 0 tampil rapi sebagai tanda strip -, nilai negatif dalam kurung (Rp ...).
Wajib untuk CIF, NIK, No. Rekening, HP! Mencegah angka 0 di depan hilang dan mencegah pemotongan batas 15-digit Excel.
| Tipe Format | Pemisah Ribuan | Posisi Simbol Rp | Format Nilai Nol (0) | Format Negatif | Shortcut Cepat | Rekomendasi Pemakaian |
|---|---|---|---|---|---|---|
| General | Tidak Ada | - | 0 | -1000 | Ctrl+~ | Hanya untuk draft / coretan sementara. |
| Number | Ya (Titik/Koma) | - | 0,00 | -1.000,00 | Ctrl+Shift+1 | Jumlah kuantitas debitur, persentase bunga (tanpa Rp). |
| Currency | Ya | Nempel di Angka (Rp1.000) | Rp 0,00 | -Rp 1.000,00 | Ctrl+Shift+4 | Brosur promosi pemasaran atau tampilan teks tunggal. |
| Accounting Resmi | Ya (Presisi) | Rata Kiri Terjauh (Flush Left) | Strip (-) Bersih | (Rp 1.000,00) Kurung | Ribbon Style | Laporan Neraca, Kas Masuk/Keluar, Nominatif Kredit. |
| Text (@) | Tidak Ada | - | Teks "0" | Teks "-1000" | Petik Satu (') | No. Rekening, CIF Nasabah, NIK KTP, No. Telepon. |
Kesalahan umum di kantor adalah rumus error #VALUE! karena ketidaksinkronan setting regional Windows:
- • Pemisah Ribuan = Titik (
.) → 10.000.000 - • Pemisah Desimal = Koma (
,) → 12,5% - • Pemisah Argumen Rumus = Titik Koma (
;) → =IF(A1>0; "OK"; "NO")
- • Pemisah Ribuan = Koma (
,) → 10,000,000 - • Pemisah Desimal = Titik (
.) → 12.5% - • Pemisah Argumen Rumus = Koma (
,) → =IF(A1>0, "OK", "NO")
15000000), lalu gunakan format Accounting.
=TEXT(A1, "Rp #,##0")
=VALUE(A1)
=TRIM(A1) & =CLEAN(A1)
#N/A).Ajukan pertanyaan dan diskusikan studi kasus slide ini bersama Instruktur Wawang Kurniawan.
Daftar Pertanyaan Peserta & Jawaban
Belum ada pertanyaan pada slide ini.
Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan untuk dibahas bersama instruktur!
Ajukan Pertanyaan Baru
Pertanyaan Anda akan langsung ditautkan ke Bab .
💡 Tips: Cantumkan referensi sel atau kode rumus jika pertanyaan berkaitan dengan error tertentu seperti #REF! atau #VALUE!.
Panduan Tipe Data & Delimiter Kolom Excel
Standar Audit BPR NBP 27Pahami perbedaan krusial Number, Currency, Accounting, dan Text untuk mencegah kekacauan data keuangan.
Gunakan untuk jumlah debitur, kuantitas berkas, atau angka numerik murni tanpa simbol mata uang.
Simbol Rp menempel rapat pada angka. Nilai 0 tetap tampil sebagai Rp 0. Cocok untuk brosur atau kartu promo.
Rp rata kiri, angka rata kanan. Nilai 0 tampil rapi sebagai tanda strip -, nilai negatif dalam kurung (Rp ...).
Wajib untuk CIF, NIK, No. Rekening, HP! Mencegah angka 0 di depan hilang dan mencegah pemotongan batas 15-digit Excel.
| Tipe Format | Pemisah Ribuan | Posisi Simbol Rp | Format Nilai Nol (0) | Format Negatif | Shortcut Cepat | Rekomendasi Pemakaian |
|---|---|---|---|---|---|---|
| General | Tidak Ada | - | 0 | -1000 | Ctrl+~ | Hanya untuk draft / coretan sementara. |
| Number | Ya (Titik/Koma) | - | 0,00 | -1.000,00 | Ctrl+Shift+1 | Jumlah kuantitas debitur, persentase bunga (tanpa Rp). |
| Currency | Ya | Nempel di Angka (Rp1.000) | Rp 0,00 | -Rp 1.000,00 | Ctrl+Shift+4 | Brosur promosi pemasaran atau tampilan teks tunggal. |
| Accounting Resmi | Ya (Presisi) | Rata Kiri Terjauh (Flush Left) | Strip (-) Bersih | (Rp 1.000,00) Kurung | Ribbon Style | Laporan Neraca, Kas Masuk/Keluar, Nominatif Kredit. |
| Text (@) | Tidak Ada | - | Teks "0" | Teks "-1000" | Petik Satu (') | No. Rekening, CIF Nasabah, NIK KTP, No. Telepon. |
Kesalahan umum di kantor adalah rumus error #VALUE! karena ketidaksinkronan setting regional Windows:
- • Pemisah Ribuan = Titik (
.) → 10.000.000 - • Pemisah Desimal = Koma (
,) → 12,5% - • Pemisah Argumen Rumus = Titik Koma (
;) → =IF(A1>0; "OK"; "NO")
- • Pemisah Ribuan = Koma (
,) → 10,000,000 - • Pemisah Desimal = Titik (
.) → 12.5% - • Pemisah Argumen Rumus = Koma (
,) → =IF(A1>0, "OK", "NO")
15000000), lalu gunakan format Accounting.
=TEXT(A1, "Rp #,##0")
=VALUE(A1)
=TRIM(A1) & =CLEAN(A1)
#N/A).Ajukan pertanyaan dan diskusikan studi kasus slide ini bersama Instruktur Wawang Kurniawan.
Daftar Pertanyaan Peserta & Jawaban
Belum ada pertanyaan pada slide ini.
Jadilah yang pertama mengajukan pertanyaan untuk dibahas bersama instruktur!
Ajukan Pertanyaan Baru
Pertanyaan Anda akan langsung ditautkan ke Bab .
💡 Tips: Cantumkan referensi sel atau kode rumus jika pertanyaan berkaitan dengan error tertentu seperti #REF! atau #VALUE!.